Distribusi Air Batiwakkal Tanjung Redeb Disetop Total Besok, Warga Diminta Tampung Air
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Warga Tanjung Redeb dan kawasan perkotaan di sekitarnya diminta mulai mengantisipasi penghentian distribusi air selama proses pekerjaan penggantian pompa di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam I yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026).
Karena itu,
masyarakat disarankan menampung air bersih sejak hari ini untuk memenuhi
kebutuhan rumah tangga selama proses perbaikan berlangsung.
Manager Hubungan
Pelanggan Perumda Air Minum Batiwakkal, Rudy Hartono, mengatakan penghentian
distribusi tersebut merupakan bagian dari rangkaian pekerjaan pemeliharaan dan
penggantian pompa di IPA Raja Alam I.
Menurut Rudy,
persiapan pekerjaan telah dilakukan sejak 19 September 2026. Selama tahapan
tersebut berlangsung, tekanan air yang diterima pelanggan mengalami penurunan.
Akibatnya, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah Tanjung Redeb dan kawasan
perkotaan sekitarnya tidak berjalan seperti biasanya.
“Besok distribusi air
minum ke rumah pelanggan akan dihentikan total. Air dipastikan tidak mengalir
selama proses pekerjaan berlangsung,” ujar Rudy.
Meski distribusi akan
dihentikan total, Perumda Air Minum Batiwakkal memastikan pekerjaan dilakukan
secepat mungkin. Perusahaan menargetkan proses penggantian pompa tersebut dapat
diselesaikan kurang dari 24 jam, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat segera
kembali dilakukan.
Setelah pekerjaan
selesai, distribusi air bersih tidak serta-merta langsung normal secara
bersamaan di seluruh wilayah. Aliran air akan kembali secara bertahap hingga
tekanan dan pelayanan berangsur normal.
Rudy menyebutkan,
distribusi air bersih kepada pelanggan diharapkan mulai kembali berangsur
normal pada Kamis (24/9/2026).
“Setelah proses
pekerjaan selesai, air bersih akan kembali berangsur normal,” katanya.
Dengan adanya
penghentian distribusi tersebut, masyarakat diminta mempersiapkan kebutuhan air
sejak sebelum pekerjaan dimulai. Persediaan air dapat digunakan untuk berbagai
kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga membersihkan
rumah.
Masyarakat juga
diharapkan dapat menyesuaikan penggunaan air selama masa penghentian distribusi
agar persediaan yang telah ditampung dapat mencukupi kebutuhan hingga aliran
kembali normal.
Rudy menjelaskan,
penggantian pompa di IPA Raja Alam I merupakan bagian dari proses pemeliharaan
fasilitas Perumda Air Minum Batiwakkal. Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai
upaya meningkatkan keandalan sarana produksi dan distribusi air bersih kepada
masyarakat.
Dengan adanya
pemeliharaan dan penggantian peralatan, perusahaan berharap pelayanan air
bersih kepada pelanggan ke depan dapat berjalan lebih optimal.
“Ini dilakukan untuk
meningkatkan keandalan pelayanan dan distribusi air bersih kepada masyarakat,”
pungkasnya.
Perumda Air Minum
Batiwakkal juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas
gangguan distribusi air bersih yang terjadi selama proses pekerjaan
berlangsung.
Masyarakat diharapkan
dapat memahami proses tersebut dan melakukan persiapan lebih awal, terutama
dengan menampung air secukupnya sebelum distribusi dihentikan. (sep/FN)